Jakarta (ANTARA News) - Pebulu tangkis tuan rumah Indonesia Simon Santoso mempertahankan medali emas yang direbut dua tahun lalu, setelah memenangi laga final tunggal putra SEA Games 2011 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu malam.

Pemain peringkat 11 dunia itu harus berjuang tiga game untuk menyudahi ketangguhan wakil Thailand Tanongsak Saensomboonsuk dengan skor ketat 21-10, 11-21, 21-19.

Sementara medali perunggu nomor tunggal putra diraih mantan juara dunia Taufik Hidayat dan pebulu tangkis Malaysia Derek Wong Zi Liang.

Medali emas dari Simon Santoso merupakan yang kelima diraih tim bulu tangkis Indonesia pada ajang pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara ini, sekaligus melebihi target empat emas yang dicanangkan PB PBSI.

Empat medali emas lainnya disumbangkan dari nomor beregu putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Sementara nomor tunggal putri harus puas dengan medali perak.

"Saya puas bisa menyumbangkan medali emas, sekaligus mempertahankan prestasi SEA Games dua tahun lalu," ujar Simon Santoso yang juga mengalahkan Tanongsak pada turnamen Taiwan GP Gold 2010.

Pertarungan Simon melawan Tanongsak berlangsung ketat, terutama pada game ketiga setelah kedua pemain saling berbagi angka pada dua game sebelumnya.

Setelah sempat memimpin 17-15, Simon Santoso justru kehilangan dua angka dengan mudah akibat melakukan kesalahan sendiri sehingga angka kembali imbang 17-17 dan berlanjut 18-18.

Namun, pebulu tangkis nomor dua Indonesia itu mampu tampil tenang dengan melancarkan smes untuk unggul 20-18. Tanongsak masih sempat menipiskan ketinggalan 20-19, tapi smes kerasnya yang menyangkut di net, harus mengakhiri perlawanannya 21-19.